Di era digital seperti sekarang, event lokal tidak hanya soal hiburan atau komunitas berkumpul. Pengalaman visual dan cerita di balik event adalah faktor penting yang membuat acara menarik dibagikan di media sosial seperti Instagram. Salah satu komponen yang sering menjadi magnet visual adalah merchandise acara.
Merchandise yang kreatif tidak hanya menjadi kenang-kenangan bagi peserta, tetapi juga alat promosi yang memperpanjang eksistensi event di feed dan story Instagram. Bahkan event yang tampaknya sederhana pun bisa viral hanya karena merchandise yang unik dan IG-able.
Ide Merchandise Kreatif untuk Event Lokal
Berikut tujuh ide merchandise kreatif yang relevan dan realistis untuk event lokal di 2026, lengkap dengan strategi desain dan pelaksanaannya.
1. Tote Bag Custom dengan Cerita Lokal
Souvenir tote bag masih menjadi pilihan top karena fungsional, ramah lingkungan, dan mudah dipakai sehari-hari. Supaya lebih IG-able, desain tote bag di 2026 sebaiknya tak hanya memuat logo event, tetapi juga elemen visual yang bercerita tentang kota, komunitas, atau tema event itu sendiri.

Misalnya, ilustrasi mural lokal, landmark khas kota, atau simbol budaya yang dikemas minimalis dan estetik. Cerita ini bisa dicetak pada label kecil atau kartu terpisah yang ditempelkan pada tote bag untuk memperkuat narasi visualnya.
2. Kolaborasi Brand & Kreator Lokal
Contoh nyata bagaimana merchandise bisa lebih berarti adalah kolaborasi antara Digimap dengan kreator lokal Muklay yang menelurkan merchandise edisi khusus berupa Macbook bag dan AirPods case plushie. Kolaborasi ini tidak hanya menjual produk, tetapi juga mengangkat karya seniman muda yang punya estetika kuat dan cerita di balik setiap itemnya.
Pendekatan seperti ini menciptakan merchandise yang bukan sekadar barang, tetapi barang koleksi yang layak dipamerkan di feed Instagram, terutama ketika fanbase kreator sudah punya komunitas kuat.
3. Merchandise Fungsional dengan Sentuhan Digital
Tumbler, mug, atau planner kini bisa diberi sentuhan digital, misalnya:
- QR code yang mengarah ke aftermovie event, playlist resmi acara, atau galeri foto peserta.
- Filter Instagram eksklusif yang hanya bisa diakses lewat QR code di merchandise.
Item yang menggabungkan kenyamanan sehari-hari dan interaksi digital cenderung lebih sering dibagikan di konten personal peserta.
4. Apparel Limited Edition dengan Seni Lokal
Kaos atau hoodie yang desainnya hasil kolaborasi dengan ilustrator lokal dapat jadi karya yang ikut dipamerkan di Instagram. Alih-alih mencetak desain generik, brand bisa mengundang seniman lokal untuk menciptakan karya eksklusif berdasarkan tema event atau cerita komunitas.
Tren 2026 juga cenderung ke arah estetika minimalis, palet warna earthy, atau motif budaya yang dipadukan dengan sentuhan modern sehingga mudah dipadukan dengan outfit harian.
5. Aksesori Gadget yang Estetik dan Fungsional
Di kalangan milenial dan Gen Z, aksesori gadget seperti phone grip, strap, ataupun case custom adalah item yang selalu dipajang dalam konten visual mereka. Merchandise tipe ini sangat dekat dengan keseharian audiens dan sering muncul tanpa terasa dalam foto atau video postingan.
Untuk efisiensi produksi dan variasi desain, banyak event organizer memilih produksi massal. Di sini, opsi import barang dari china sering dipertimbangkan karena harga kompetitif dan banyak pilihan model yang bisa dikustomisasi. Namun brand tetap bisa menambahkan elemen lokal, seperti ilustrasi khas acara atau nama komunitas untuk menjaga relevansi identitas acara.
6. Stationery Berdesain Lokal
Notebook, planner, sticky notes, atau pin set yang desainnya memuat ilustrasi komunitas, quote motivasional, atau kalender khusus event juga menjadi merchandise yang menarik. Stationery seperti ini sering muncul di konten flatlay Instagram karena visualnya yang rapi dan estetik.

Misalnya, notebook dengan sampul ilustrasi kreator lokal yang terinspirasi dari tema festival musik atau pameran seni, ini bukan hanya berguna, tetapi punya nilai estetika tinggi.
7. Packaging & Unboxing Experience yang Instagrammable
Tak kalah penting adalah bagaimana merchandise dikemas. Tren 2026 menonjolkan kemasan elegan dan pengalaman unboxing yang menarik, seperti box dengan emboss, sticker art, dan kartu ucapan personal. Kemasan seperti ini sering jadi konten IG reel tersendiri ketika peserta membuka merchandise di rumah.
Ketika Merchandise Menjadi Cerita yang Dibagikan
Merchandise bukan lagi sekadar suvenir, ia adalah alat storytelling visual yang memperkuat pengalaman peserta dan memperluas jangkauan event secara organik di media sosial. Dengan memadukan elemen lokal, kolaborasi kreatif, desain yang cerdas, dan pengalaman digital, event lokal di 2026 bisa menciptakan merchandise yang bukan hanya disimpan, tetapi juga dibanggakan dan dibagikan.
Strategi ini tidak hanya meningkatkan engagement tetapi juga membantu membangun identitas event yang kuat di tengah kompetisi kreatif yang semakin sengit.
